Perdagangan & jasa
Kedekatan dengan pusat Denpasar mendukung usaha keluarga, kuliner, toko, jasa, dan aktivitas ekonomi harian.
Potensi kelurahan
Potensi Dauh Puri berkembang dari konektivitas pusat kota, usaha lokal, inovasi pengelolaan sampah, gotong royong, dan partisipasi masyarakat.

Empat modal utama
Dauh Puri berada dekat pusat kota sehingga peluang ekonomi, pelayanan, budaya, dan inovasi lingkungan dapat bergerak dalam jarak yang ringkas.
Kedekatan dengan pusat Denpasar mendukung usaha keluarga, kuliner, toko, jasa, dan aktivitas ekonomi harian.
Bank sampah dan pengolahan limbah organik membuka nilai ekonomi dari kebiasaan ramah lingkungan.
Banjar, adat, pemuda, dan gotong royong menjadi jaringan sosial yang menjaga identitas Bali di kawasan kota.
Digitalisasi surat dan kanal pengaduan memperkuat efisiensi serta akses layanan warga.

Ekonomi perkotaan
Jarak sekitar satu kilometer dari pusat Kota Denpasar dan karakter permukiman padat menciptakan pasar harian bagi perdagangan, kuliner, kebutuhan rumah tangga, jasa, dan industri kreatif skala kecil.

Bank sampah
Publikasi kelurahan menjelaskan Bank Sampah Dauh Puri sebagai kegiatan rutin hari Minggu di Kantor Lurah. Warga dapat membawa sampah plastik atau material daur ulang untuk dikonversi menjadi tabungan tunai.
Informasi jadwal terbaru perlu dikonfirmasi kepada kantor sebelum datang karena program dapat mengalami perubahan operasional.
Baca informasi bank sampah
Lingkungan sungai
Bulan Bakti Gotong Royong 2025 dipusatkan di bantaran Sungai Badung. Kegiatan mencakup pembersihan sempadan sungai, penanaman pohon, dan edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga sungai sebagai sumber daya bersama.

Komunitas dan budaya
Kelurahan perkotaan tetap bergantung pada jaringan sosial yang kuat. LPM, kepala lingkungan, lembaga adat, Karang Taruna, PKK, dan kelompok masyarakat berperan dalam musyawarah, kegiatan sosial, lingkungan, serta penguatan budaya.

Potensi inovasi
Digitalisasi surat-menyurat melalui DIGITSU menunjukkan potensi inovasi internal. Portal informasi, data terbuka, dan saluran pengaduan juga dapat memperkuat hubungan antara aparatur dan masyarakat.
Kembangkan potensi bersama
Gunakan data, agenda, dan kontak resmi untuk mendukung kegiatan ekonomi, lingkungan, sosial, atau pemberdayaan warga.